Danil Kasputra
Judul Buku : The Cartoon History of The Universe
Penulis : Larry Gonick
Penerbit : Doubleday
Kota Penerbit : New York
Tahun Terbit : 1990
Tebal : 365 hal
Larry Gonick, seorang sarjana matematika lulusan Universitas Oxford mencoba menyajikan suatu karya sejarah yang unik dan menarik terkait Sejarah Peradaban Dunia. Gonick memiliki metode yang berbeda dengan kebanyakan sarjana atau para penulis sejarah umumnya, yang menampilkan kronologis sebuah peristiwa sejarah melalui jurnal, dan buku. Gonick membuat suatu inovasi tak biasa sekaligus luar biasa. Dia mengandalkan kemampuannya dalam menggambar dengan menuangkan berbagai peristiwa sejarah dunia melalui media komik. Hasil kreativitasnya itu tertuang dalam komik The Cartoon History of The Universe. cerita-cerita sejarah yang selama ini dianggap kaku dan menjenuhkan menjadi sesuatu yang hidup dan mengasyikan.
The Cartoon History of The Universe sendiri bermula dari teori Big Bang terkait penciptaan alam semesta hingga penaklukan Alexander Agung dari Makedonia. Seluruhnya terbagi ke dalam tujuh volume. Pada setiap volumenya, Gonick selalu menampilkan sebuah pengantar. Tentu saja kata-kata pengantarnya berbeda dengan kata pengantar umumnya yang digunakan oleh para akademisi. Gonick selalu menyelipkan lelucon-lelucon lucu tetapi sarat isi. Misalnya dalam volume ke-6 ketika ia membela Herodotus dari cercaan para sejarawan modern yang menganggapnya sebagai Bapak Kebohongan. Gonick memvisualisasi dirinya dalam tokoh komik dengan raut muka terlihat marah sambil berucap bahwa tiada yang mampu menandingi Herodotus dalam bakat sastranya dan pemahamanya tentang karakter.

Lalu pada bagian isi, pembaca akan dibuat kagum dan terpesona melihat bagaimana Gonick mampu menghadirkan sebuah kisah sejarah yang unik dan menarik. Keunikannya itu terletak pada gambaran tokoh-tokoh dan karakater yang gonick buat. Pada satu sisi tampak adegan-adegan tokoh-tokoh dan karakter sejarah itu seakan penuh dengan lelucon yang mengundang tawa bagi para pembacanya, tapi pada sisi lainnya pesan yang dia sampaikan melalui adegan mereka memang sesuai dengan fakta sejarah yang ada. Satu contoh dalam bagian akhir komiknya di volume 7 Gonick mengulas terkait tokoh Alexander yang Agung dari Makedonia. Alexander yang Agung oleh Gonick digambarkan pernah belajar pada salah seorang filosof besar Yunani Aristoteles. Tentu saja hal ini sesuai dengan fakta sejarah yang ada. Tapi uniknya, Gonick menggambarkan karakter dua tokoh itu dengan penuh kelucuan jauh dari apa yang dibayangkan orang-orang saat ini.
Di bagian akhir setiap volume bukunya sebagaimana umumnya para akademisi, Gonick mencantumkan daftar sumber yang ia gunakan dalam karyanya ini. Dari sini terlihat jauh dari lelucon-lelucon lucu yang ia tampilkan, Gonick benar benar melakukan sebuah studi yang serius dan mendalam untuk menciptakan komik sejarah dunianya ini. Hal ini terlihat dari sumber-sumber yang ia jadikan bahan rujukan. Jadi buku ini sangat disarankan untuk dibaca terutama bagi mereka para pemula yang ingin mengetahui Sejarah Peradaban Dunia. Karena begitu jarang orang-orang yang mampu menampilkan kronologis Sejarah Peradaban Dunia secara menarik, ringan dan mudah dipahami dibarengi humor-humor yang menggelitik.

Leave a Reply