Danil Kasputra
Bro… dan Sis…., pastinya tahu bahwa Soekarno dan Hatta telah memainkan peranan penting dalam kemerdekaan bangsa kita. Karena berkat proklamasi kedua-nya lah lahir negara Indonesia pada tahun 1945. Tapi sis dan bro pada tahu nggak nih! selain keduanya banyak lagi beberapa tokoh nasional yang memiliki peranan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Siapa saja mereka? Penasaran? mari bro dan sis semua bisa baca ulasan di bawah ini.
Sutan Syahrir

Dibanding Sukarno dan Hatta, nama Sutan Syahrir nampaknya masih kurang akrab di telinga sebagian rakyat Indonesia. Padahal peranannya dalam fase awal kemerdekaan Indonesia tidak bisa dikatakan kecil. Syahrir bersama Sukarno dan Hatta seakan membentuk triumvirat atau simbol dari perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sutan Syahrir merupakan Perdana Menteri Indonesia pertama yang ditunjuk oleh Presiden Soekarno pada bulan November 1945.
Beberapa kebijakan Sutan Syahrir selama menjabat Perdana Menteri yakni,
- Diplomasi Beras, mengirimkan bantuan bahan makanan kepada rakyat India yang sedang dilanda kelaparan.
- Perundingan dengan Sekutu (Inggris) dan Belanda, Syahrir berhasil mengadakan perundingan dengan tentara sekutu dan kemudian dengan Belanda. Hal ini berhasil membuat perlahan eksistensi Indonesia sebagai negara berdaulat diakui.
Sutan Syahrir kemudian berhenti sebagai perdana menteri setelah banyak kritikan keras pada isi persetujuan Linggardjati yang ditandatanganinya bersama perwakilan Belanda. Walaupun perundingan itu semakin menegaskan eksistensi negara Indonesia, tapi sebagian pihak kecewa sebab Belanda hanya mengakui kedaulatan Indonesia sebatas Sumatra, Jawa dan Madura.
Agus Salim
Ketika sedang memuncaknya perang Kemerdekaan Indonesia dari tahun 1945 hingga 1949, K.H Agus Salim sudah menginjak usia sepuh. Namun itu semua tak menyurutkan langkahnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. K.H Agus Salim berperan penting dalam kancah perjuangan diplomatik. Berkat usahanya, Mesir menjadi negara pertama yang mengakui kedaulatan negara Indonesia, sebelum kemudian menyusul negara-negara Arab lainnya seperti Saudi Arabia, Lebanon, Yaman dan Iraq.

Adapun beberapa jabatan yang diduduki oleh K.H Agus Salim ialah,
- Menjabat Menteri Muda Luar Negeri pada Kabinet Syahrir (1946-1947)
- Menteri Luar Negeri, Kabinet Amir Syarifuddin (1948)
- Menteri Luar Negeri, Kabinet Hatta (1949)
Jenderal Oerip Soemohardjo
Sebagian orang Indonesia pasti tahu Jenderal Sudirman, Abdul Haris Nasution, Ahmad Yani apalagi Jenderal Suharto, tapi tidak banyak yang tahu mengenai Jenderal Oerip Soemohardjo. Padahal dia merupakan beberapa tokoh nasional yang memiliki peranan penting dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia. Salah satu peran peting Oerip ialah dalam pendirian Tentara Nasional Indonesia sebagai angkatan perang republik dalam menghadapi agresi Belanda. Sebagai seorang bekas mayor KNIL (Tentara Kerajaan Hindia Belanda), Jenderal Oerip memiliki kapasitas yang mumpuni untuk memegang pucuk angkatan perang.

Maka pada 14 Oktober Presiden Soekarno secara resmi menunjuk Oerip sebagai kepala staf dan panglima sementara Tentara Keamanan Rakyat (Nama awal TNI). Namun pada tanggal 12 November 1945, dalam pemilihan panglima angkatan perang Jenderal Oerip kalah dari Sudirman yang kelas menjadi Panglima Besar TNI selama perang kemerdekaan. Jenderal Oerip sendiri diangkat sebagai kepala staf dan menemani Jenderal Soedirman dalam membangun Tentara Nasional Indonesia hingga wafat pada tahun 1948.
LATIHAN
Coba isi kolom kosong di bawah ini!


Leave a Reply