/** * Twenty Twenty-Five functions and definitions. * * @link https://developer.wordpress.org/themes/basics/theme-functions/ * * @package WordPress * @subpackage Twenty_Twenty_Five * @since Twenty Twenty-Five 1.0 */ // Adds theme support for post formats. if ( ! function_exists( 'twentytwentyfive_post_format_setup' ) ) : /** * Adds theme support for post formats. * * @since Twenty Twenty-Five 1.0 * * @return void */ function twentytwentyfive_post_format_setup() { add_theme_support( 'post-formats', array( 'aside', 'audio', 'chat', 'gallery', 'image', 'link', 'quote', 'status', 'video' ) ); } endif; add_action( 'after_setup_theme', 'twentytwentyfive_post_format_setup' ); // Enqueues editor-style.css in the editors. if ( ! function_exists( 'twentytwentyfive_editor_style' ) ) : /** * Enqueues editor-style.css in the editors. * * @since Twenty Twenty-Five 1.0 * * @return void */ function twentytwentyfive_editor_style() { add_editor_style( get_parent_theme_file_uri( 'assets/css/editor-style.css' ) ); } endif; add_action( 'after_setup_theme', 'twentytwentyfive_editor_style' ); // Enqueues style.css on the front. if ( ! function_exists( 'twentytwentyfive_enqueue_styles' ) ) : /** * Enqueues style.css on the front. * * @since Twenty Twenty-Five 1.0 * * @return void */ function twentytwentyfive_enqueue_styles() { wp_enqueue_style( 'twentytwentyfive-style', get_parent_theme_file_uri( 'style.css' ), array(), wp_get_theme()->get( 'Version' ) ); } endif; add_action( 'wp_enqueue_scripts', 'twentytwentyfive_enqueue_styles' ); // Registers custom block styles. if ( ! function_exists( 'twentytwentyfive_block_styles' ) ) : /** * Registers custom block styles. * * @since Twenty Twenty-Five 1.0 * * @return void */ function twentytwentyfive_block_styles() { register_block_style( 'core/list', array( 'name' => 'checkmark-list', 'label' => __( 'Checkmark', 'twentytwentyfive' ), 'inline_style' => ' ul.is-style-checkmark-list { list-style-type: "\2713"; } ul.is-style-checkmark-list li { padding-inline-start: 1ch; }', ) ); } endif; add_action( 'init', 'twentytwentyfive_block_styles' ); // Registers pattern categories. if ( ! function_exists( 'twentytwentyfive_pattern_categories' ) ) : /** * Registers pattern categories. * * @since Twenty Twenty-Five 1.0 * * @return void */ function twentytwentyfive_pattern_categories() { register_block_pattern_category( 'twentytwentyfive_page', array( 'label' => __( 'Pages', 'twentytwentyfive' ), 'description' => __( 'A collection of full page layouts.', 'twentytwentyfive' ), ) ); register_block_pattern_category( 'twentytwentyfive_post-format', array( 'label' => __( 'Post formats', 'twentytwentyfive' ), 'description' => __( 'A collection of post format patterns.', 'twentytwentyfive' ), ) ); } endif; add_action( 'init', 'twentytwentyfive_pattern_categories' ); // Registers block binding sources. if ( ! function_exists( 'twentytwentyfive_register_block_bindings' ) ) : /** * Registers the post format block binding source. * * @since Twenty Twenty-Five 1.0 * * @return void */ function twentytwentyfive_register_block_bindings() { register_block_bindings_source( 'twentytwentyfive/format', array( 'label' => _x( 'Post format name', 'Label for the block binding placeholder in the editor', 'twentytwentyfive' ), 'get_value_callback' => 'twentytwentyfive_format_binding', ) ); } endif; add_action( 'init', 'twentytwentyfive_register_block_bindings' ); // Registers block binding callback function for the post format name. if ( ! function_exists( 'twentytwentyfive_format_binding' ) ) : /** * Callback function for the post format name block binding source. * * @since Twenty Twenty-Five 1.0 * * @return string|void Post format name, or nothing if the format is 'standard'. */ function twentytwentyfive_format_binding() { $post_format_slug = get_post_format(); if ( $post_format_slug && 'standard' !== $post_format_slug ) { return get_post_format_string( $post_format_slug ); } } endif; Al Kafiyaji

Tag: Al Kafiyaji

  • Mukhtasar al-Mufid Fi Ilmi Tarikh: Buku Pengantar Ilmu Sejarah Pertama di Dunia Islam

    Mukhtasar al-Mufid Fi Ilmi Tarikh: Buku Pengantar Ilmu Sejarah Pertama di Dunia Islam

    Nur Cahya

    Judul Kitab: Mukhtasar al-Mufid Fi Ilmi Tarikh

    Penulis: Muhammad bin Sulaiman bin Sa’ad al-Kafiyaji

    Penyalin: Muhammad al-Damisi

    Penerbit: Perpustakaan Aya Sofia

    Tahun: 8 Rajab 867 H

    Kota: Anatolia

    Tebal: 54

    Mukhtasar al-Mufid fi ilmi Tarikh sangat menarik untuk dibahas. Sebuah karya dari seorang ulama yang bernama Muhammad bin Sulaiman bin Sa’ad al-Kafiyaji, yang disalin ulang oleh salah satu muridnya yaitu al-Damisi. Perlu dicatat, al-Kafiyaji bukanlah sejarawan terkemuka layaknya Ibnu Kholdun. Al-Kafiyaji cenderung lebih dikenal seorang ahli Kafiyah (kitab nahwu) Ibnu Haajib. Sehingga kemudian namanya dilaqobkan dengan nama al-Kafiyah. Namun, al-Kafiyaji mampu menciptakan sebuah karya Mabadi ilmu tarikh atau pengantar ilmu sejarah (histriografi) pertama yang ditulis dikalangan muslim. Mengupas kata Tarikh dari mulai definisi, sejarah dari kata tarikh, prinsip-prinsip serta dasar-dasar ilmu Tarikh dan tujuan. Kitab ini juga memaparkan syarat yang harus dimiliki oleh seseorang yang akan menulis sejarah.

    Sinopsis

    Kitab Mukhtasar ini jika dilihat sepintas, gaya penulisannya hampir sama dengan gaya penulisan dalam metodologi penelitian ilmu fikih. Kemungkinan memang terinspirasi dari sana. Uraian-uraian yang disajikan dalam kitab Mukhtasar al-Mufid fi Ilmi al-Tarikh ini pada garis besarnya membahas 10 Fan ilmu. 10 Fan ini dalam kajian klasik sangat populer tentang Mabadi Asyrah atau sepuluh prinsip dasar dari bangunan sebuah ilmu. Al-Kafiyaji sebagai penulis buku ini kemudian menuliskan disiplin ilmu tarikh dengan membaginya menjadi 3 fasal atau bagian. Pertama membahas al-Had dalam ilmu tarikh, kedua membahas objek dan permasalahan ilmu tarikh, dan ketiga menjelaskan tentang kemulian ahli ilmu, keutamaanya, dan hasil pelajaran dan renungan yang mengandung pengajaran (dalam ilmu tarikh).

    Sebagai contoh, pada pembahasan pertama al-Kafiyaji membicarakan mengenai prinsip-prinsip historiografi dimana didalamnya membicarakan Had (definisi) tarikh wa ilmi tarikh, sebab pemakaian kata tarikh, menjelaskan isyarat dari objek sejarah yang harus ditulis oleh seorang sejarawan, menjelaskan hukum mempelajari ilmu tarikh atau historiografi dan menjelaskan mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh seorang sejarawan. Kemudian pada pembahasan kedua al-kafiyaji menjelaskan prinsip dan permasalahan dasar yang dibahan dalam ilmu tarikh.  

    Kelebihan

    Terdapat beberapa kelebihan dalam kitab ini. Pertama, kitab ini tampil dengan tulisan unik tapi dilakukan dengan studi yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Hal ini bisa terlihat dari tulisannya yang hampir sama dengan metode ilmu fikih dimana menggunakan konsep Mabadi Asyrah, walaupun secara susunan tidak runtut sebagaimana yang disebutkan dalam syair Ali al-Shabhani. Selain itu kitab ini cukup menarik dan bisa dikatakan kitab ilmu tarikh atau pengantar penulisan sejarah pertama yang ditulis oleh muslim.   

    Kekurangan

    Kekurangan kitab ini ialah cukup minimnya penjelasan terhadap beberapa istilah yang dipakai oleh penulis sehingga membuat para pembaca harus membuka sumber lain untuk bisa memahaminya. Namun, tidak berarti kitab ini tidak layak, kitab layak dibaca terlebih oleh orang yang menggeluti sejarah muslim, karena bakal menambah dan memberikan mereka tambahan dalam perspektif baru mengenai histriografi muslim.  

    Lihat juga :https://tareekh.my.id/2020/09/13/riwayat-seni-kaligrafi-di-indonesia/