Hallo guys…! materi kali ini kita akan membahas beberapa teori masuknya Agama Hindu-Buddha ke Indonesia. kalian pasti tahu atau bahkan pernah melihat Candi Prambanan, Borobudur hingga Istana Ratu Boko. Betapa megah dan luar biasa ya.. bagunan-bagunan itu membuat siapa saja yang melihatnya dibuat takjub. Kalian juga pasti tahu bangunan-bangunan itu adalah tempat suci bagi penganut agama Hindu-Buddha. Tentu saja salah satu bukti bahwa kedua agama ini pernah eksis Indonesia selama kurun wktu 15 abad kurang lebih dari abad ke 1 M hingga abad ke 15 M.
Agama Hindu-Buddha sendiri guys berasal dari negeri India. Tapi ada tapinya nih…. guys, siapa pembawa dan penyebar agama ini di Indonesia masih belum jelas. Para sejarawan masih berdebat tentang siapa pembawa kedua agama ini. Ada kurang lebih empat teori masuknya Agama Hindu-Buddha masuk ke Indonesia. Keempat teori itu ialah Teori Brahmana, Teori Ksatria, Teori Waisya, Teori Sudra. Oke deh… kita akan jelasin buat kalian di bawah ini:
Teori Brahmana
Teori ini menyatakan bahwa kaum Brahmana yang menyebarkan agama Hindu-Buddha di Indonesia. Kaum Brahmana sendiri adalah kaum agamawan dalam agama Hindu. Tentu saja mereka sangat menguasai persoalan agama. Maka tak heran mereka lah satu-satunya kelompok yang mampu menjelaskan konsep agama Hindu-Buddha kepada bangsa Indonesia. J.C van Leur, seorang ilmuwan Belanda merupakan pencetus Teori ini.
Teori Ksatria
F.D.K. Bosch merupakan pencetusnya. Dia berpendapat bahwa banyak dari kaum Ksatria India baik yang melarikan diri akibat kalah perang atau sesuai kehendaknya sendiri datang menaklukan daerah di Indonesia, membangun kerajaan lalu menghindukan penduduknya. Kaum Ksatria sendiri ialah para raja, bangsawan, pangeran, dll.
Tapi teori ini memiliki beberapa kelemahan sebagaimana disebutkan oleh Van Leur,
- Tidak ada catatan tertulis mengenai penaklukan wilayah oleh kaum ksatria di Indonesia.
- Tidak pernah ditemukan tugu kemenangan atau Jayastamba sebagai bukti penaklukan.
Teori Waisya
Para pedagang India berperan penting dalam penyebaran agama Hindu-Buddha di Indonesia. Para pedagang dalam agama Hindu termasuk kasta Waisya. Oleh karena nya teori ini dinamakan teori Waisya. Adapun beberapa hal yang menguatkan hal ini menurut N.J Krom ialah,
- Para pedagang India merupakan golongan terbesar yang datang ke Indonesia.
- Kebanyakan para pedagang ini selama berdagang mereka menetap dan berinteraksi dengan penduduk setempat. Salah satu saluran interaksi yang memudahkan penyebaran agama Hindu-Buddha ialah perkawinan. Para pedagang ini menikahi penduduk setempat dan bersamaan itu mereka mengonversi secara perlahan penduduk itu ke dalam agama Hindu.
Teori Sudra
Golongan Sudra merupakan golongan terendah dalam kasta agama Hindu di India. Mereka kemudian berpindah ke Indonesia dengan tujuan untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Begitulah bunyi dari Teori Sudra, tapi teori ini banyak mendapat penyangkalan.
Yaps… begitulah guys penjelasan mengenai keempat masuknya agama Hindu-Buddha di Indonesia.
LATIHAN!
Coba isi kolom kosong di bawah ini!

Author : Danil Kasputra
