Danil Kasputra
Kejatuhan rezim orde baru yang mengantarkan pada masa reformasi tahun 1998 tidak serta merta langsung membawa kondisi Indonesia menjadi lebih baik. Indonesia mengalami fase masa transisi yang cukup bergejolak terutama dalam lapangan kondisi sosial dan ekonomi. Dalam tulisan singkat kali kita akan mempelajari mengenai kondisi sosial dan ekonomi Indonesia masa reformasi.
Kondisi Sosial Masyarakat Indonesia
Sejak sebelum kejatuhan rezim orde baru, krisis moneter telah melanda Indonesia. Krisis itu juga yang menjadi salah satu sebab tumbangnya rezim orde baru. Secara otomatis pemerintahan B.J. Habibie yang membawa agenda reformasi harus mewarisi kerusakan sosial dan ekonomi yang cukup parah akibat krisis itu.
Banyak perusahaan gulung tikar dan kesulitan untuk menggaji pegawainya. Pada akhirnya Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK terjadi dimana-mana ditambah inflasi yang terus naik membuat harga kebutuhan pokok melambung tinggi.
Hasilnya ialah pengangguran dimana-mana. Para pengangguran ini kemudian banyak menciptakan masalah sosial baru seperti tingginya tingkat kriminalitas dari perampokan, pencopetan hingga pencurian.
Kondisi Ekonomi Masyarakat Indonesia
Krisis ekonomi 1997 juga membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia goncang. Inflasi terus meningkat, nilai tukar rupiah terhadap dollar melorot dan kondisi politik Indonesia belum stabil setelah orde baru tumbang. Akibat investasi baik dalam maupun luar negeri mandeg bahkan para investor asing banyak yang lari ke luar negeri. Hasilnya mudah ditebak pengangguran meningkat dan pendapatan per kapita Indonesia memburuk.
Baca Juga:
- Masa Reformasi: Pemerintahan Presiden B.J. Habibie (1)
- Perang Vietnam dan Keruntuhan Vietnam Selatan
- Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945
Oleh karenanya pemerintahan di masa reformasi baik masa kepresiden B.J. Habibie, Abdurahman Wahid dan Megawati selalu memusatkan perhatiannya pada perbaikan ekonomi. Perbaikan-perbaikan ekonomi itu meliputi,
- Membuka lapangan kerja.
- Memperbaiki nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika.
- Menarik kembali investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia
- Penyediaan bahan-bahan kebutuhan pokok sehari-hari seperti sembako (sembilan bahan pokok) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) agar harganya turun dan tidak langka di pasaran.
untuk memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi masa reformasi yang goncang warisan dari Presiden Soeharto ini tak mudah. Karena perlu melewati beberapa pergantian pemerintahan untuk mencapai kestabilan seperti sedia kala.
Latihan!
- Bagaimana kondisi Sosial Masyarakat Indonesia di Masa Reformasi?
- Bagaimana pengaruh krisis moneter 1997 terhadap kondisi ekonomi Indonesia masa reformasi?
- Apa perbaikan-perbaikan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah masa reformasi?
