Danil Kasputra
Sebagian besar kita seringkali memandang bahwa Imperialisme dan Kolonialisme dua buah kata yang memiliki makna serupa. Keduanya seakan berjalan saling beriringan dan terikat satu sama lain. Padahal jika kita telisik lebih dalam Imperialisme dan kolonialisme merupakan dua buah kata yang berbeda baik dari segi asal kata, pengertian dan makna.
Kolonialisme
Kolonialisme berasal dari kata koloni yang mempunyai arti ‘daerah’, ‘wilayah’ atau ‘territorial’. Maka bisa diartikan kolonialisme ialah suatu paham yang ingin menjadikan daerah atau wilayah di luar kekuasaanya sebagai bagian dari wilayahnya.

Imperialisme
Kata Imperium merupakan asal kata dari Imperialisme yang berarti ‘wilayah kekuasaan penguasa’. Walaupun secara definisi nampak sekali bahwa imperialisme hampir serupa dengan kolonialisme, tapi terdapat perbedaan diantara keduanya. Imperialisme lebih menekankan pada campur tangan suatu bangsa terhadap bangsa lainnya dengan maksud untuk menguasainya.
- Manusia Purba di Indonesia: Jenis-jenis hingga Ciri-Cirinya
- Beberapa Teori Masuknya Agama Hindu Buddha ke Indonesia
- Masa Reformasi: Pemerintahan Presiden B.J. Habibie (1)
Asal Mula Kolonialisme dan Imperialisme
Kejatuhan Konstatinopel pada tahun 1453 dari tangan Byzantium kepada Bangsa Turki Utsmani berperan penting dalam berkembangnya Kolonialisme dan Imperialisme di negara- negara Eropa. Bandar Konstantinopel tempat orang Eropa bisa memperoleh rempah-rempah dengan mudah ditutup setelah kejatuhan kota itu. Bersamaan dengan itu harga rempah-rempah ikut naik karena persediaan yang semakin langka dan terbatas.
Pada tahun 1492 Kesultanan Muslim terakhir di Granada, Spanyol jatuh dan menyerah pada dua penguasa Katolik Kerajaan Spanyol Ratu Isabella dan Ferdinand. Di saat Kerajaan Spanyol sedang merayakan kemenangannya dalam mengakhiri 7 abad dominasi penguasa muslim, Colombus datang dan menawarkan pencarian rempah rempah menuju India. Colombus menyakinkan bahwa jalan yang dia tempuh ke India adalah menuju barat dan ini merupakan jalan baru tiada satu pun pelaut yang pernah melaluinya. Karena tergiur dengan keuntungan dari rempah-rempah dan juga ambisi perluasan wilayah, penguasa Spanyol setuju terhadap tawaran itu.

Maka Colombus pun berangkat dan tiba di sebuah benua baru yang kelak bernama Amerika. Karena Colombus masih belum sadar dan mengira ia telah tiba di India. Maka penduduk setempat ia beri nama orang Indian. Disana ia menancapkan sebuah tugu peringatan bahwa wilayah ini merupakan bagian dari kerajaan Spanyol. Setelah pelayaran Colombus berbondong-bondong orang Eropa berlomba-lomba mencari jalan ke dunia timur tempat dimana rempah-rempah berada.
Dua Jenis Imperialisme
- Jenis Imperialisme Kuno, jenis imperialisme berwujud pada tiga tujuan untuk mencari kekayaan khususnya rempah-rempah (gold), memperluas wilayah kekuasaan sebagai simbol kejayaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel). Imperialisme jenis ini dijalankan oleh dua negara pelopor Imperialisme yakni Portugal dan Spanyol
- Imperialisme Modern, imperialisme jenis ini kelak banyak dijalankan oleh negara-negara Eropa yang telah mengalami industrialisasi. Inggris, Perancis, Belanda, Jerman dan Denmark adalah negara yang masuk dalam kategori ini.
Latihan

