Danil Kasputra
Sudah lebih dari ribuan tahun, hubungan bangsa India dan Indonesia telah terjalin. Bahkan pengaruh budaya India telah meresap begitu mendalam pada diri bangsa Indonesia. Apalagi Agama Hindu-Buddha yang berasal dari India sempat menjadi agama utama di Indonesia. Jika ditelisik lebih dalam pengaruh-pengaruh itu tampak terlihat dalam beberapa hal seperti: agama, bahasa dan tulisan, sastra, arsitektur dan pemerintahan.
Agama
Kurang lebih untuk 1500 tahun (abad ke- 1 M -1500 M), Agama Hindu-Buddha sempat menjadi agama paling dominan di Indonesia. Keduanya bahkan menjadi agama resmi atau utama di kerajaan-kerajaan kuno Indonesia seperti Sriwijaya, Majapahit, Singasari, dll.

Namun dengan kedatangan agama Islam di abad ke-13, pengaruh kedua agama ini kian surut. Apalagi dengan kejatuhan kerajaan Hindu terakhir Majapahit di abad ke-16, pengaruh agama ini kian susut. Kini populasi penganut agama Hindu yang tersisa bisa kita jumpai di Bali juga pada suku Tengger di pegunungan Bromo. Ada juga populasi kecil penganut agama Hindu di Sumatra, Sulawesi dan Kalimantan. Sementara Agama Buddha kebanyakan dianut oleh orang Tionghoa.
Bahasa dan Tulisan
Kitab suci agama Hindu sendiri banyak ditulis menggunakan bahasa Sanskerta dan Huruf Pallawa. Pengaruh keduanya amat kental terasa bahkan hingga saat ini.
Baca Juga:
- Beberapa Teori Masuknya Agama Hindu Buddha ke Indonesia
- Kolonialisme dan Imperialisme: Pengertian dan Asal Mulanya
- Manusia Purba di Indonesia: Jenis-jenis hingga Ciri-Cirinya
Prasasti-prasasti yang dikeluarkan oleh raja-raja masa Hindu-Buddha kerap menggunakan bahasa Sanskerta selain daripada penggunaan aksara Pallawa. Prasasti Ciaruteun merupakan satu contoh prasasti masa Hindu-Buddha yang menggunakan bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa.

Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara Indonesia masih banyak menyerap perbedaharaan kata dari bahasa Sanskerta. Kata kata seperti angkara, gusti, cahaya, guru, dll masih sering kita dengar dituturkan oleh orang Indonesia.

Tak lupa juga, huruf tradisional suku-suku di Indonesia seperti Sunda, Jawa dan Bali kuno merupakan turunan langsung dari huruf Pallawa.
Sastra
Satu dari sekian banyak budaya India yang masih bertahan hingga kini ialah sastra. Sastra-sastra India masih sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Kisah Ramayana dan Mahabarata adalah yang paling dikenal dan telah banyak disadur ke berbagai bahasa daerah.

Dalam pentas wayang mereka banyak ditampilkan. Selama masa kerajaan Kediri, kisah Ramayana dan Mahabarata diadaptasi dalam cerita lokal. Salah satunya ialah kitab Arjunawiwaha.
Arsitektur
Selama masa Hindu-Buddha, seni arsitektur Indonesia berkembang pesat. Seni arsitektur Indonesia asli seperti punden berundak-undak mempengaruhi gaya tempat-tempat suci dan ibadah agama Hindu-Buddha. Perpaduan diantara keduanya menghasilkan komplek-komplek peribadatan yang dinamakan Candi. Candi-candi ini banyak tersebar dan salah satu yang paling dikena ialah Candi Borobudur dan Prambanan.

Pemerintahan
Sebelum masuknya pengaruh budaya India, orang Indonesia asli hanya mengenal kepala suku atau kepala adat sebagai struktur tertinggi dalam pemerintahan. Keduanya pun menduduki jabatan itu melalui pemilihan oleh masyarakat.
Namun dengan datangnya pengaruh India, jabatan kepala suku itu pun tidak lagi didsarkan pemilihan rakyat. Tapi jabatan kepala suku menjadi diwariskan secara turun temurun diantara kepala suku dan keluarganya. Kepala suku ini pun mendapat panggilan baru yaitu raja atau maharaja. Wilayah kekuasaannya dinamakan Kerajaan.
Latihan!
- Pulau penganut agama Hindu terbesar di indonesia adalah pulau ….?
- Salah satu contoh penyerapan kata bahasa Sanskerta ke dalam bahasa Indonesia ialah …..?
- Huruf Sunda Kuno dan Jawa Kuno dipengaruhi oleh Huruf…?
- Salah satu pengaruh budaya India dalam bidang Sastra …..?
- Sebutkan dua bangunan yang mendapat banyak pengaruh India dalam bidang arsitektur….?
